Hibah 5 Hektare Lahan dan Akses Jalan untuk Sekolah Rakyat di Kendari
NURAGAMEDIA.COM – Pemerintah Kota Kendari memberikan dukungan konkret terhadap pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Kendari dengan menghibahkan lahan seluas sekitar lima hektare sekaligus membangun akses jalan menuju kawasan sekolah.
Dukungan tersebut disampaikan Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, saat membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Kendari, di Sekolah Rakyat Kota Kendari, Senin (3/8/2026).
Wali Kota mengatakan, hibah lahan dan pembangunan akses jalan merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kota Kendari terhadap program Sekolah Rakyat.
Selain mendukung kelancaran aktivitas pendidikan, pembangunan akses jalan menuju kawasan sekolah juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan wilayah di sekitarnya.
Kota Kendari sendiri menjadi salah satu dari 38 kabupaten/kota tahap pertama penerima pembangunan Sekolah Rakyat dari total 543 daerah di Indonesia. Di Provinsi Sulawesi Tenggara, hanya Kota Kendari dan Kabupaten Buton Tengah yang memperoleh pembangunan pada tahap awal.
Menurut Wali Kota, Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin hak setiap warga negara memperoleh pendidikan yang layak sekaligus menjadi program strategis nasional untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
“Program ini bukan sekadar menghadirkan ruang belajar, tetapi menghadirkan harapan, kesempatan, dan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak kita, khususnya di Kota Kendari,” ujar Wali Kota.
Kehadiran Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 juga sejalan dengan visi Pemerintah Kota Kendari dalam RPJMD 2025–2029 untuk mewujudkan Kota Kendari sebagai kota yang layak huni, maju, berdaya saing, adil, sejahtera, dan berkelanjutan melalui pembangunan sumber daya manusia yang unggul.
Wali Kota menegaskan pembangunan sumber daya manusia menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Kota Kendari. Pemerintah ingin melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta tetap menjunjung tinggi nilai agama, budaya, dan kearifan lokal.
Saat ini, Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Kendari telah memulai proses pembelajaran dengan 206 peserta didik yang terdiri atas 26 siswa SD, 90 siswa SMP, dan 90 siswa SMA. Seluruh peserta didik merupakan anak-anak yang berasal dari Kota Kendari.
Sekolah Rakyat juga menyediakan layanan terpadu berupa asrama, pemenuhan gizi, layanan kesehatan, pembinaan karakter, hingga dukungan terhadap kesejahteraan keluarga peserta didik.
Wali Kota berharap dukungan berbagai pihak dapat terus diperkuat untuk memastikan setiap anak di Kota Kendari memperoleh hak pendidikan yang berkualitas. Ia juga mengajak guru, tenaga kependidikan, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung program tersebut.