Blog

  • Sekolah Rakyat di Kendari Dibuka, Wali Kota Tekankan Hal Ini

    Sekolah Rakyat di Kendari Dibuka, Wali Kota Tekankan Hal Ini

    Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Kendari resmi mulai digunakan untuk kegiatan pembelajaran Tahun Ajaran 2026/2027 pada Senin (3/8/2026).

    Peresmian penggunaan gedung Sekolah Rakyat tersebut ditandai dengan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027.

    Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran menekankan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat bukan sekadar menyediakan ruang belajar, tetapi menghadirkan harapan, kesempatan, dan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak, khususnya dari keluarga yang membutuhkan.

    Dalam sambutannya, Wali Kota Kendari menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia, Sentra Meohai Kendari, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, Dinas Sosial Kota Kendari, tenaga pendidik, panitia pelaksana, dan seluruh pihak yang telah bekerja sama sehingga Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Kendari dapat mulai beroperasi.

    Menurutnya, Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin hak setiap warga negara memperoleh pendidikan yang layak.

    Program tersebut juga menjadi program strategis nasional untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

    “Program ini bukan sekadar menghadirkan ruang belajar, tetapi menghadirkan harapan, kesempatan, dan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak kita, khususnya di Kota Kendari,” ujar Wali Kota.

    Ia menegaskan, kehadiran Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 sejalan dengan visi Pemerintah Kota Kendari dalam RPJMD 2025–2029 untuk mewujudkan Kota Kendari sebagai kota yang layak huni, maju, berdaya saing, adil, sejahtera, dan berkelanjutan melalui pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

    Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Kendari saat ini telah memulai proses pembelajaran dengan 206 peserta didik. Jumlah tersebut terdiri atas 26 siswa SD, 90 siswa SMP, dan 90 siswa SMA, yang seluruhnya merupakan anak-anak yang berasal dari Kota Kendari.

    Tidak hanya memberikan layanan pendidikan, Sekolah Rakyat juga menyediakan layanan terpadu bagi peserta didik. Layanan tersebut mencakup asrama, pemenuhan gizi, layanan kesehatan, pembinaan karakter, hingga dukungan terhadap kesejahteraan keluarga peserta didik.

    Pada kesempatan itu, Wali Kota Kendari secara simbolis menyematkan tanda peserta MPLS kepada perwakilan siswa. Penyematan tersebut menjadi tanda dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Tahun Ajaran 2026/2027.

    Sementara itu, Kepala Sentra Meohai Kendari, Muh. Gunawan, SH., MH., mengatakan Sekolah Rakyat merupakan program strategis nasional yang bertujuan memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.

    Ia menyebut pendidikan menjadi instrumen utama dalam memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

    Peserta didik tidak hanya mendapatkan pendidikan akademik, tetapi juga pembinaan karakter dan kedisiplinan serta pemenuhan kebutuhan dasar.

    Selain itu, Sekolah Rakyat menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.

    Kegiatan ini dihadiri Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Tenggara, Wakil Wali Kota Kendari, Sekretaris Daerah Kota Kendari, unsur Forkopimda Kota Kendari, para kepala OPD, camat dan lurah se-Kota Kendari, Kepala Sentra Meohai Kendari Muh. Gunawan, SH., MH., tenaga pendidik, orang tua peserta didik, serta para siswa Sekolah Rakyat.

  • Halo dunia!

    Selamt datang di WordPress. Ini adalah pos pertama Anda. Sunting atau hapus, kemudian mulai menulis!