Hampir 1.000 Anak SD-SMP di Kendari Belum Bersekolah
NURAGAMEDIA.COM – Hampir 1.000 anak usia sekolah tingkat SD dan SMP di Kota Kendari tercatat belum bersekolah. Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kota Kendari yang optimistis persoalan anak tidak sekolah dapat dituntaskan melalui kehadiran Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Kendari.
Data tersebut merupakan hasil pendataan Dinas Pendidikan bersama Dinas Sosial Kota Kendari. Sementara itu, Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Kendari memiliki kapasitas hingga 1.080 peserta didik.
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menyampaikan hal tersebut saat membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Kendari, di Sekolah Rakyat Kota Kendari, Senin (3/8/2026).
Menurut Wali Kota, Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kategori desil 1 hingga desil 4. Berdasarkan data Pemerintah Kota Kendari, angka kemiskinan di Kota Kendari mencapai sekitar 4,18 persen atau setara dengan 18.380 jiwa.
Dengan kapasitas Sekolah Rakyat yang dapat menampung hingga 1.080 peserta didik, Pemerintah Kota Kendari optimistis persoalan anak tidak sekolah dapat dituntaskan.
“InsyaAllah pada tahun 2026 kita bisa menuntaskan anak tidak sekolah di Kota Kendari. Ini menjadi semangat besar bagi kita semua dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan,” ungkapnya.
Saat ini, Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Kendari telah memulai proses pembelajaran dengan 206 peserta didik. Mereka terdiri atas 26 siswa SD, 90 siswa SMP, dan 90 siswa SMA. Seluruh peserta didik merupakan anak-anak yang berasal dari Kota Kendari.
Wali Kota mengatakan, Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin hak setiap warga negara memperoleh pendidikan yang layak sekaligus menjadi program strategis nasional untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
“Program ini bukan sekadar menghadirkan ruang belajar, tetapi menghadirkan harapan, kesempatan, dan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak kita, khususnya di Kota Kendari,” ujar Wali Kota.
Selain memberikan layanan pendidikan, Sekolah Rakyat juga menyediakan layanan terpadu berupa asrama, pemenuhan gizi, layanan kesehatan, pembinaan karakter, hingga dukungan terhadap kesejahteraan keluarga peserta didik.
Wali Kota menegaskan pembangunan sumber daya manusia menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Kota Kendari. Pemerintah ingin melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta tetap menjunjung tinggi nilai agama, budaya, dan kearifan lokal.
Ia juga mengajak seluruh guru, tenaga kependidikan, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam memastikan setiap anak di Kota Kendari memperoleh hak pendidikan yang berkualitas.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Kendari secara simbolis menyematkan tanda peserta MPLS kepada perwakilan siswa sebagai tanda dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Tahun Ajaran 2026/2027.(nm-02)